IDAM, Pameran Pertahanan Diikuti 38 Negara
Rabu, 10 November 2010 – 18:36 WIB

IDAM, Pameran Pertahanan Diikuti 38 Negara
JAKARTA - Pameran bidang pertahanan keamanan bertema Indodefence, Indoaerospace, dan Indomarine (IDAM) 2010 Expo resmi dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pameran bidang pertahanan ini dilaksanakan di PRJ Kemayoran, Jakarta, 10-13 November 2010. enhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pameran yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan ini merupakan yang keempat. Dalam pameran ini, dilibatkan 444 perusahaan dari 38 negara.
"Pameran kali ini lebih lengkap dari tahun sebelumnya. Selain ada peserta dari industri perkapalan, juga ditampilkan produk mutakhir di bidang pertahanan. Selama tiga hari ini, juga akan ada presentasi-presentasi tentang teknik keunggulan produk pertahanan," beber Purnomo.
Baca Juga:
Dalam kesempatan pameran ini, ditandatangani 23 kesepakatan kerjasama. "Kami membuat kerjasama untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI dan Polri. Prioritas kerjasama untuk industri dalam negeri," kata dia.
Presiden SBY memberi apresiasi atas penyelenggaraan pameran bidang pertahanan yang melibatkan banyak negara tersebut. Apalagi dipamerkan kecanggihan teknologi dari berbagai negara di dunia. "Saya berharap pameran ini bisa ditindaklanjuti dengan kerjasama-kerjasama yang strategis. Kita harus berperan dalam menciptakan perdamaian dunia," kata SBY.
JAKARTA - Pameran bidang pertahanan keamanan bertema Indodefence, Indoaerospace, dan Indomarine (IDAM) 2010 Expo resmi dibuka oleh Presiden Susilo
BERITA TERKAIT
- 5 Berita Terpopuler: Banyak Kelulusan Peserta Tes PPPK Tahap 1 Dibatalkan, Akan Ada Verval Dokumen, Jangan Kaget Ya!
- Polda Metro Jaya Buka Layanan SIM Keliling di 5 Lokasi
- Boleh Ikut Mendaftar PPPK 2024, tetapi Dinyatakan TMS, Piye to?
- Prediksi Cuaca BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Ringan Selasa Siang
- Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Harus Dikawal Honorer, Jangan Sampai Lengah
- Tidak Semua Honorer yang Lulus PPPK 2024 Bisa Tidur Nyenyak