IDI: Jangan Ada yang Melemahkan Profesi Dokter Seperti Jerinx

Dijelaskan Suteja, dengan adanya postingan Jerinx yang menyebut IDI sebagai kacung WHO melemahkan semangat kerja anggota IDI.
Hal itu juga menurut Suteja membuat masyarakat tidak percaya lagi dengan upaya penanganan covid-19 yang dilakukan oleh anggota IDI di lapangan. Suteja juga menjelaskan bahwa laporan itu dibuat berdasarkan koordinasi dan surat dari IDI pusat.
"Sudah berkoordinasi dengan surat pusat. Ada surat tugas, ada surat kuasanya. IDI cabang menugaskan saya untuk melapor," tandasnya.
Suteja juga menegaskan, pelaporan yang dilakukannya adalah untuk menjaga nama baik organisasinya.
"Saya hanya menjaga muruah organisasi profesi IDI," ujarnya.
Ditanya lagi apa pentingnya melaporkan Jerinx dia menegaskan, "Jangan ada orang-orang yang bisa melemahkan profesi dokter dalam situasi Covid seperti ini," ujarnya. (rb/ara/mar/yor/mus/JPR)
IDI mengaku postingan Jerinx soal 'IDI sebagai kacung WHO' melemahkan semangat kerja para dokter dalam melawan virus Covid-19.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Promag dan IDI Kolaborasi Gelar Edukasi Takjil Ramah Lambung
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19
- Muktamar Ke-32 IDI, Praktisi Serukan Kebijakan Kesehatan Berkeadilan
- Isu COVID & Lab Wuhan Mencuat Lagi, China Gercep Membela Diri
- IDI: Agustiani Tio Bisa Berobat ke Luar Negeri Jika Fasilitas di Indonesia Tidak Memadai
- Sidang Tuntutan Korupsi APD Covid-19 di Sumut Ditunda, Ini Masalahnya