Ikhtiar Misbakhun agar Jokowi Berjaya di Tapal Kuda

Dia juga menyoroti berbagai hoaks yang menyasar Jokowi. Karena itu, Misbakhun juga membekali relawan Tekun dengan argumen untuk menangkis isu soal utang pemerintah di era Jokowi.
Sebab, sambung Misbakhun, selama ini yang selalu digembar-gemborkan penentang Jokowi adalah pertambahan utang pemerintah.
“Kalau ada cerita bayi baru lahir itu sudah punya utang Rp 12 juta, saya tanya bapak dan ibu semua apakah pernah ditarik untuk ikut bayar utang pemerintah? Tidak, kan?” kata Misbakbun.
Mantan pegawai pajak di Kementerian Keuangan itu menambahkan, narasi tentang tambahan utang sengaja dibuat oleh pihak yang tak menginginkan Presiden Jokowi menang pilpres lagi.
Misbakhun menegaskan, pemerintah tidak bisa semaunya berutang karena harus melalui persetujuan DPR, termasuk fraksi-fraksi partai yang selama ini menempatkan diri sebagai oposisi.
“Ini perlu dijelaskan. Biasanya partai politik setiap pembahasan APBN di DPR semua partai ikut dan setuju. Termasuk mereka yang teriak teriak soal utang,” imbuh Misbakhun.
Bagi Misbakhun, pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berutang demi pembangunan. Angka pinjamannya pun sudah sesuai perhitungan dan persetujuan berbagai pihak.
“Kalaupun Indonesia membangun infrastruktur tanpa utang pasti bisa. Namun, pertanyaannya kapan bisa selesai? Bisa sampai puluhan tahun lagi,” ucap Misbakhun.
Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menjadi salah satu pihak yang paling all out membentengi Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Coretax Bermasalah di Awal Tahun, Misbakhun Tetap Yakin Penerimaan Pajak segera Rebound
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Jokowi Mau Bikin Partai Super Tbk, Cucun PKB: Silakan Asal Sesuai UU
- Persiapkan Munas Lagi, SOKSI Gulirkan Regenerasi
- Ada Dukungan Jokowi, Persis Gagal Kalahkan 10 Pemain Semen Padang