Ikhtiar Peruri Menurunkan Angka Stunting di Karawang
![Ikhtiar Peruri Menurunkan Angka Stunting di Karawang](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/normal/2023/09/07/ikhtiar-peruri-menurunkan-angka-stunting-di-karawang-foto-xf-ixur.jpg)
jpnn.com, KARAWANG - Peruri berupaya menurunkan angka stunting di kawasan sekitar pabrik di daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar program Penanggulangan Stunting untuk Desa Parungmulya.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program TJSL Peruri yang berfokus pada bidang kesehatan.
Program ini dilaksanakan selama lima bulan, di antaranya meliputi kegiatan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) terkait stunting kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki anak stunting, pemberian obat cacing, serta pemberian makan siang kepada balita stunting.
Dalam kegiatan ini, Peruri bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang. serta Pemerintah Desa Parungmulya dan kader posyandu.
Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri Ratih Sukma Pratiwi mengatakan kegiatan sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan, bangsa, dan negara," ujar Ratih, dalam keterangannya, Kamis (7/9).
Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1.000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak.
Peruri berupaya menurunkan angka stunting di kawasan sekitar pabrik di daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
- Peruri Creators Impact, Wadah Kreator Muda Berkembang di Era Digital
- Danone Indonesia dan MPKU Muhammadiyah Gelar Edukasi Akbar Sekolah Sehat
- Waka MPR Sebut Program CKG yang Diapresiasi WHO Bukti Aksi Nyata Presiden Prabowo
- Peruri Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global di INACRAFT 2025
- Peruri Hadirkan Solusi Keamanan Digital untuk Bank Daerah
- Cegah Malnutrisi jadi Solusi Permasalahan Stunting di Indonesia