Ikut Anjuran Menpar, Dispar NTT Luncurkan 2 Website Anyar

Terkait “kegaduhan” di dunia maya, Marius juga mengajak masyarakat mengunggah keindahan destinasi wisata dan event di NTT ke media sosial (medsos).
Menurut Marius, medsos memiliki peran besar untuk memviralkan keindahan destinasi maupun event pariwisata. Dengan begitu, wisatawan akan tertarik mengunjungi NTT.
"Ayo ramai-ramai menjadi tenaga pemasaran dan promosi pariwisata dengan meng-upload semua tempat wisata yang dikunjungi ke Facebook atau medsos lainnya," ujar Marius.
Di sisi lain, Direktur Mandiri Global Media Piter J. Manuk mengatakan, dua website itu memiliki perbedaan dari sisi konten. Situs www.dispar.nttprov.go.id menampilkan berita, event, serta identitas Dispar.
Sedangkan www.newtourismterritory.commenampilkan semua objek wisata di NTT. Situs itu juga memajang kuliner, jumlah dan tarif hotel, biaya transportasi antardaerah, dan jenis transportasi yang digunakan menuju destinasi wisata.
Sementara itu, Ketua Asita NTT Mans Betekeneng mengapresiasi langkah Dispar meluncurkan dua website anyar. Namun, dia juga meminta Dispar NTT memperhatikan destinasi yang dipromosikan.
Mans meminta Dispar NTT mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian destinasi wisata. Secara khusus, dia menyinggung tentang kebersihan di objek wisata.
“Pengalaman kami meng-handle paket wisata, banyak keluhan wisatawan bahwa promosinya lebih indah dari aslinya. Harus libatkan semua pihak dan dinas terkait di kabupaten, terutama sanitasinya,” kata Mans. (jpnn)
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tak pernah lelah mendorong daerah menerapkan prinsip go digital untuk memajukan industri pariwisata.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya
- Andien Hingga Sheila Majid Ramaikan International Golo Mori Jazz 2025
- Backstagers Indonesia Serahkan Manifesto Peta Jalan Industri Event ke Kemenpar
- Menpar Widiyanti Sampaikan 3 Poin Utama yang Perlu Diperbaiki di RUU Kepariwisataan
- Taman Nasional Mutis Timau Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya