Ikut Program Sejuta Rumah, Investor Tiongkok Wajib Ikuti Aturan

jpnn.com - JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengapresiasi aketertarikan sejumlah perusahaan dari Tiongkok yang ingin berinvestasi dalam program pembangunan sejuta rumah.
Namun, para investor itu harus mengikuti aturan mengenai investasi yang berlaku di Indonesia. “Sepanjang mereka dapat memenuhi serta mengikuti aturan aturan mengenai investasi yang berlaku di Indonesia, ya kami izinkan,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin di Jakarta, Selasa (12/5).
Menurut Syarif, pihaknya tidak bisa melarang keinginan perusahaan asal negeri tirai bambu tersebut. Selain itu, program pembangunan sejuta rumah di Indonesia juga memerlukan percepatan.
“Saat ini tawaran kerja sama di bidang pembangunan perumahan memang baru datang dari perusahaan Tiongkok dan mereka sangat antusias sekali dalam investasi ini,” imbuh Syarif.
Namun, tidak tertutup kemungkinan banyak perusahaan-perusahaan asing yang akan menjajaki kerjasama di sektor perumahan ini. Apalagi, kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia terus bertambah setiap tahun. (esy/jpnn)
JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengapresiasi aketertarikan sejumlah perusahaan dari Tiongkok yang ingin berinvestasi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif