Ikuti Rakor di Kemendagri, Prof Zudan: Inflasi Sulbar 2,21 Persen, Posisi 4 Terbaik di Indonesia
![Ikuti Rakor di Kemendagri, Prof Zudan: Inflasi Sulbar 2,21 Persen, Posisi 4 Terbaik di Indonesia](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/normal/2022/05/23/dirjen-dukcapil-kemendagri-zudan-arif-fakrulloh-menjelaskan-mgbs.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menyebut inflasi di daerahnya pada November tetap aman dan terkendali.
Dia menyebut saat ini inflasi di Sulbar berada di angka 2,21 persen (yoy) atau terendah keempat di Indonesia.
Hal itu disampaikan Prof Zudan berdasarkan data terbaru yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 1 Desember 2023, seusai mengikuti Rakor Inflasi di Kemendagri , Senin (4/12).
Dia menyebut inflasi bulan November ini menunjukkan tren yang positif melihat pada inflasi Oktober di angka 2,92 persen, sehingga terjadi penurunan 0,71 persen.
"Ini yang terus kami dorong bagaimana agar inflasi terkendali. Artinya tidak terlalu rendah juga tidak terlalu tinggi," ucap Zudan melalui siaran pers.
Sestama BNPP itu pun mendorong agar Satgas Pengendalian Inflasi dan OPD terkait terus bekerja sama serta berkoordinasi dengan TPID dan kabupaten guna melakukan pengawasan distribusi pangan di Sulbar.
Menurut Prof Zudan, selain operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah, Pemprov Sulbar juga telah menjalankan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dalam rangka stabilisasi harga beras di Sulbar dengan menyasar sejunlah pedagang di pasar tradisional.
Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menyebut inflasi di daerahnya pada November tetap aman dan terkendali, bahkan posisi 4 terbaik di Indonesia.
- Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Kepemimpinan di RSUD demi Pelayanan Optimal
- Honorer R2/R3 Datang Mengadu, Mardani Surati Mendagri, Pengangkatan PPPK Dipercepat
- Sri Mulyani Bilang Kondisi Ini Membuat Banyak Negara Lain Iri
- Wamendagri Ribka Ajak Seluruh Stakeholder Dukung Program Papua Sehat, Cerdas, & Produktif
- Ada Perubahan soal Iuran KORPRI, Seluruh ASN Wajib Tahu
- Pakar Bioteknologi Sebut Penyesuaian Tarif Air di Jakarta Tak Bisa Dihindari