Imam Pituduh: Kiai Said Aqil Itu Pemimpin Bangsa, Bukan Kelas Kapten Timnas Pemenangan

Oleh karena itu, banyak pihak mengharapkan keberadaanya, tetapi sikap membangun narasi publik melalui media dan menggiring opini dan mencoba menempatkan Buya Kiai Said Aqil sebagai Kapten Pemenangan Capres-Cawapres tertentu itu menodai tradisi Nahdliyin yang gemar bersilaturahdan tabayun,” ujar Imam.
Imam menyerukan kepada seluruh organisasi Anggota LPOI dan warga kaum Muslimin di seluruh Indonesia untuk mendoakan semoga bangsa dan negara Ini mendapatkan anugerah duet kepemimpinan nasionalis-religius yang mampu menyelamatkan dan memajukan Indonesia.
“Kita mendoakan semoga pemilu berjalan damai, aman dan jurdil serta mari kita mengembangkan dan menyolidkan barisan untuk mewujudkannya,” ujar Imam.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal berharap mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siradj bisa menjadi kapten Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Menurut Cucun, Said Aqil cocok memimpin tim pemenangan karena memiliki kedekatan dengan Muhaimin sejak lama.(fri/jpnn)
Sekretaris LPOI Imam menegaskan Buya Kiai Said Aqil itu pemimpin bangsa, bukan kelas kapten Timnas pemenangan.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Jokowi Cawe-Cawe di Pilpres 2024, Bukti Datang dari Prabowo
- Pernyataan Prabowo Menandakan Jokowi Memang Cawe-Cawe saat Pilpres 2024
- Pidato Prabowo Membuktikan Kebenaran Film Dirty Vote
- Refleksi Sistem Pendidikan dan Tantangan Melahirkan Generasi Pemimpin Masa Depan
- Gugatan Ditolak PTUN, Ketua Tim Hukum PDIP Menggaungkan Prabowo Yes, Gibran No