Iman Besar Palestina: Masjid Al Aqsa tak Bisa Lagi Digunakan Salat
Dengan begitu, umat akan tergerak hatinya untuk bersatu dalam merebut kembali kedaulatan dan tempat suci tersebut.
“Momentum Ramadan ini, semoga bisa menyatukan seluruh umat Islam dalam berjuang mengambil alih kembali masjid tersebut,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, sangat penting kiranya media memberikan dukungan juga atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan tentara Yahudi.
“Saya berharap, jurnalis di Sultra bisa ikut andil memberitakan tentang kondisi Palestina. Ini penting supaya ada kesadaran bersama umat Islam,” katanya.
Kata dia, memang saat ini banyak negara muslim di Timur Tengah. Tapi semuanya terkotak-kota menjadi beberapa negara.
Sehingga, mereka sibuk mengurusi penduduknya dan ketika bernegosiasi dengan PBB, mereka lebih memilih bungkam atau mengamankan politik sendiri akibat intervensi negara Adikuasa.
Direktur Utama Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi mengapresiasi kedatangan imam masjid melalui Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina wilayah Sultra.
Ia juga turut prihatin atas kejadian yang menimpa saudara se muslim di Palestina.
Imam besar Palestina, Syaikh Dr Abdul Majid menyampaikan kabar terbaru mengenai kondisi wilayah atas tanah yang dijanjikan oleh tiga agama samawi
- Dunia Hari Ini: Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa Dianggap 'Provokatif'
- DKM Masjid Al-Aqsa Potong Hewan Kurban Senilai Rp 2,3 Miliar
- Terima Delegasi Koalisi Internasional Bela Masjid Al Aqsa & Palestina, HNW: Mereka Bangga
- 35 Ribu Muslim Tunaikan Tarawih Perdana di Al-Aqsa
- Israel Gelar Pertemuan di Al Aqsa, Palestina Murka
- Pernyataan Malaysia soal Aksi Terbaru Israel di Al-Aqsa, Tegas!