Imbas Atap Rusun Roboh, Sebanyak 451 KK Warga Marunda Bakal Direlokasi
jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 451 KK yang merupakan penghuni Blok C1-C5 Rusun Marunda akan direlokasi ke Rusun Nagrak, Jakarta Utara.
Relokasi ini dilakukan setelah atap Rusun Marunda roboh pada Rabu (30/9) lalu.
Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta Retno Sulistyaningrum mengatakan pihak UPRS II telah melakukan sosialisasi lanjutan pada Kamis (31/8) lalu.
“Setelah kejadian robohnya atap, pihak UPRS II telah melakukan sosialisasi kembali kepada warga Kluster C yaitu Blok C1-C5 dan warga dengan kooperatif bersedia untuk direlokasi atas alasan keselamatan,” ujar Retno, Sabtu (9/9).
Dia memerinci sebanyak 349 KK telah mengambil undian untuk mendapatkan unit di Rusun Nagrak. Sedangkan, 102 KK akan mengikuti proses untuk mendapatkan unit pada hari berikutnya.
Saat ini, penghuni mulai mengangkut barang-barangnya secara bertahap. Diupayakan, seluruh penghuni Blok C sudah pindah pada September ini.
“Sebagian warga sudah memindahkan barang yang difasilitasi UPRS II, UPRS III, jajaran Wali Kota Jakarta Utara, dan Satpol PP,” kata dia.
Dia menambahkan Dinas PRKP DKI Jakarta berencana merevitalisasi Rusun Marunda karena sesuai hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sebanyak 451 KK yang merupakan penghuni Blok C1-C5 Rusun Marunda akan direlokasi ke Rusun Nagrak, Jakarta Utara.
- Mereka yang Ingin Perubahan, Diasingkan hingga Dianggap Pengkhianat
- Rumah Susun Tua Palembang Akan Direvitalisasi Sebelum Akhir Tahun
- Sukses Gelar Sayembara, Jotun & Kementerian PUPR Kumpulkan Ratusan Desain Rusun Perkotaan
- Sebanyak 375 Keluarga di Karawang Terpaksa Direlokasi
- Heboh Relokasi Penempatan PPPK ke Sekolah Asal, Dirjen Nunuk Angkat Bicara
- Galodo Sumbar: Korban Meninggal 67 Orang, 20 Warga Masih Hilang