Incar Posisi Ketum PAN, Bima Arya Bakal Minta Saran Hatta Rajasa
jpnn.com, JAKARTA - Bursa calon ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) kian semarak. Salah satu nama yang sudah beredar sebagai calon ketua umum partai berlambang matahari itu adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiharto.
Sejumlah nama yang sudah meramaikan bura calon ketua umum PAN adalah Zulkifli Hasan, Asman Abnur, Mulfachri Harahap dan Dradjad H Wibowo. Zulkifli saat ini merupakan ketua umum PAN, sedangkan Bima menjadi salah satu wakilnya.
Bima mengaku siap maju sebagai calon ketua umum PAN pada kongres mendatang. Menurutnya, dukungan untuknya terus mengalir.
"Dukungan itu ada. Ini berproses, kami pastikan dulu kongresnya kapan, tanggal berapa, setelah itu kami susun langkah-langkahnya,” ujar Bima di sela Rakernas PAN di Hotel Milenium, Jakarta, Sabtu (7/12).
Menurut Bima, agenda Rakernas PAN kali ini adalah menetapkan waktu pelaksanaan kongres. Politikus kelahiran 17 Desember 1972 itu mengatakan, dirinya akan melakukan konsolidasi dengan para petinggi dan senior PAN.
"Saya akan komunikasikan juga dengan semuanya, akan minta pendapat juga dengan Bang Hatta Rajasa ini ke depan partainya seperti apa, itu penting saya kira," kata dia.
Bima menduga kongres PAN mendatang akan memunculkan banyak calon ketua umum. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari sikap Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang membuka ruang terhadap munculnya nama-nama baru dalam bursa calon ketua umum.
“Kami nikmati alam demokrasi di PAN ini dan Pak Amien juga menyampaikan pesan-pesan yang baik. Saya kira regenerasi, penyegaran itu kami sambut di sini," ucapnya.(antara/jpnn)
Bursa calon ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) kian semarak dengan munculnya sejumlah nama sebagai bakal kandidat, termasuk Bima Arya Sugiharto.
Redaktur & Reporter : Antoni
- Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Putri Zulkifli Hasan Bakal Perjuangkan Pengembangan UMKM
- PAN Deklarasikan Calon Kepala Daerah di Banten, Berikut Daftar Lengkapnya
- Reaksi PAN Setelah Bima Arya Mundur dari Bacagub Jawa Barat
- PAN Bicara Peluang Kadernya Ikut Berkompetisi Setelah Golkar Dukung Dedi Mulyadi
- Soal Pilkada Jakarta 2024, KIM Ingin Bersatu, Tetapi Tak Masalah Kalau Beda Jalan
- PAN Buka Peluang Dukung Anies, Asalkan Zita Anjani Jadi Cawagub Pendamping