Indeks Literasi Digital 2021 Meningkat, Skill Mengklarifikasi Hoaks Makin Baik

Mulya menjelaskan dibandingkan pada tahun sebelumnya pada kerangka indeks 2021 terdapat perubahan dalam pengelompokan unsur pembentuk yang menyusun indeks.
“Ini adalah upaya untuk terus memastikan Indonesia memiliki alat ukur yang ajeg dan kini kami sudah punya roadmap atau peta jalan yang bisa dijadikan acuan baik dalam pengkuran maupun upaya peningkatan literasi,” kata Mulya.
Pengukuran Indeks Literasi Digital 2021 dilakukan melalui survei tatap muka kepada 10 ribu responden dari 514 kabupaten/Kota di Indonesia. Responden adalah pengguna internet berusia 13-70 tahun.
Survei yang dilakukan pada Oktober 2021 ini, dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.
Seluruh informasi mengenai kegiatan literasi digital dapat diikuti melalui literasidigital.id, sedang hasil survei indeks literasi digital dapat dibaca dan diunduh melalui survei.literasidigital.id. (mcr10/jpnn)
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 meningkat menjadi 3,49.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Survei LPI, Boni Hargens: Jokowi Tepat Jadi 'Penasihat Agung' Presiden Prabowo
- Pakar Ingatkan Dampak Jangka Panjang Boikot yang Ditunggangi Kepentingan Bisnis
- Akademisi Sebut Hoaks Hambat Perkembangan Generasi Indonesia Emas 2045