Indofest 2015 Perekat Hubungan Indonesia-Australia

“Masyarakat sangat antusias dengan INDOfest. Kekayaan seni budaya Indonesia telah menambah warna multikulturalisme di sini," katanya.
Untuk itu, kata Bettison, pihaknya berkomitmen memberikan bantuan dana $20.000 setiap tahunnya untuk penyelenggaraan INDOfest, hingga tiga tahun ke depan.
Menteri Kebudayaan Australia Selatan Zoe Bettison (kiri) menerima nasi tumpeng dari Dubes Nadjib Kesoema. (Foto: KBRI Canberra).
Dubes Nadjib bersama Menteri Bettison, Walikota Martin Haese, Jing Lee dan para pejabat tinggi pemerintah lainnya menikmati nasi tumpeng sebagai ucapan syukur keberhasilan INDOfest.
Lokasi penyelenggaraan INDOfest sangat strategis dan dikelilingi bangunan bersejarah dan budaya seperti Government House, National War Memorial, Migration Museum, Art Gallery dan South Australian Museum. Hal ini menunjukkan apresiasi Australia terhadap nilai seni dan budaya Indonesia yang besar.
Para mahasiswa Flinders Uni mengenakan batik dan menyanyikan beberapa lagu Indonesia.
Seni budaya dari Indonesia menjadi jantung budaya terpenting di Australia Selatan. Nuansa ini terlihat saat ratusan pengunjung memadati acara
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi