Indonesia Berangkatkan Pasukan Misi Kemanusiaan Gempa ke Myanmar

Personel yang dikirimkan BNPB terdiri dari Basarnas dan Baznas.
"Basarnas tugasnya adalah mencari korban, pencarian pertolongan. Syukur-syukur masih ketemu yang hidup. Tapi kalau pun tidak hidup, ya nggak apa-apa, mungkin jenazah," kata dia.
Sedangkan Baznas, lanjut dia, bertugas untuk mendukung kerja Basarnas dalam proses evakuasi korban.
Suharyanto melanjutkan, para personelnya akan bertugas selama satu minggu ke depan.
Namun demikian, Suharyanto memperkirakan misi kemanusiaan itu akan berjalan selama satu bulan.
"Saya kemarin menyarankan kepada pemerintah sebulan. Kenapa sebulan? Ini pengalaman berdasarkan di tempat-tempat lain," kata Suharyanto.
Walau demikian, Suharyanto mengaku personelnya akan selalu siap jika harus bertugas dalam jangka waktu lebih lama lagi.
Dia memastikan tugas tersebut akan terus dilakukan hingga pemerintah setempat mengumumkan pemberhentian pencarian korban. (antara/jpnn)
Pemerintah Indonesia akan mengirim dua pesawat, yang pertama berisi delegasi pemerintah, personel TNI dan petugas dari Kemenkes, lalu berisi bantuan logistik.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Ratusan Warga Muslim Tewas akibat Gempa Bumi di Myanmar
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini