Indonesia Berpotensi Jadi Tempat Kelahiran Varian Baru Virus Corona

Dengan kekuatan itu, varian tersebut bisa lebih lebih kuat dan tidak bisa dikalahkan vaksin.
Dengan semakin banyak warga di sebuah negara memiliki kekebalan, lewat vaksinasi atau karena sembuh setelah tertular, maka lebih mungkin virus itu mengalami evolusi dan menemukan cara lain menyebar dalam masyarakat.
Istilah ini dikenal sebagai 'immune escape', virus menyebar dari jaringan imunitas.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, para pakar mengatakan tingkat vaksinasi yang tinggi diperlukan di kalangan penduduk.
Saat ini baru 7,9 persen penduduk di Indonesia mendapatkan vaksinasi dua dosis, sehingga belum memenuhi jumlah minimal.
"Kalau jumlah yang sudah divaksinasi tinggi dan virus masih menyebar cepat di kalangan mereka yang belum divaksinasi, maka kedua hal ini akan bisa menciptakan kondisi ideal bagi varian yang tidak mempan terhadap vaksin untuk muncul," kata Dr Drobac.
"Jika kita memilih vaksin yang tahan pada varian tertentu, kemungkinan munculnya varian baru adalah di tempat dengan sejumlah besar penduduk sudah divaksinasi, namun sejumlah besar lainnya belum divaksinasi dan tertular."
"Jadi apa yang terjadi di Inggris sekarang ini bisa menjadi contohnya."
Pakar kesehatan dunia khawatir Indonesia berisiko jadi 'hotspot' varian baru virus corona
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun