Indonesia Bisa Capai Kedaulatan Kesehatan dalam 10 Tahun ke Depan, Tetapi Ada Syaratnya

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Direktur Utama Bio Farma Group Soleh Udin Al-Ayubi meyakini Indonesia bisa mencapai kedaulatan kesehatan dalam 10 tahun ke depan jika pemerintah benar-benar serius menyiapkannya.
Dia optimistis dengan hal itu karena sepak terjang Bio Farma sebagai perusahaan farmasi telah diakui dunia.
“Ketahanan kesehatan nasional memang PR kita sebagai bangsa. Kalau memang pemerintah serius mempersiapkan itu, mestinya 5-10 tahun (ke depan) kita bisa pegang,” ucap Soleh dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/12).
Meski begitu, Soleh menegaskan kedaulatan kesehatan bukan berarti Indonesia mampu mengatasi seluruh penyakit tanpa dukungan pihak lain.
Indonesia harus lebih siap menghadapi berbagai penyakit, baik dari segi infrastruktur, tenaga kesehatan, obat-obatan, dan vaksinnya.
“Ketahanan kesehatan nasional itu bukan berarti kami bisa memenuhi semuanya sendirian, alone. Kami tetap harus berkolaborasi dengan partner global dari berbagai negara,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama, Soleh membeberkan sejumlah pencapaian Bio Farma di tingkat dunia, seperti menyediakan 76 persen kebutuhan vaksin polio global.
Produk Bio Farma sendiri telah dipakai oleh hampir 700 juta orang di dunia setiap tahunnya.
Soleh Udin Al-Ayubi meyakini Indonesia bisa mencapai kedaulatan kesehatan dalam 10 tahun ke depan jika pemerintah benar-benar serius menyiapkannya.
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI