Indonesia Diprediksi jadi Pemimpin Global Masa Depan di Bidang Teknologi

Nantinya program itu diharapkan bisa dicontoh oleh negara lain yang belum memiliki program serupa.
"Bisa juga sebaliknya kami bisa belajar dari negara lain yang sudah lebih maju dalam pengembangan teknologi blockchain ini," terang Grace.
Di hadapan para siswa, guru, mahasiswa serta dosen yang hadir, Koordinator Program di Kementerian Komunikasi dan Informatika Sonny Sudaryana menyatakan pemerintah sangat mendukung berbagai upaya percepatan digitalisasi di Indonesia.
Upaya ini antara lain dengan mendorong tumbuhnya sebanyak mungkin startup digital yang diharapkan bisa berkembang dan mampu bersaing di kancah global, dan akan membuka jutaan kesempataan kerja.
I Gede Putu Rahman Desyanta yang merupakan Pendiri Baliola dan Mandala Chain menyatakan bahwa di Bali sejak Oktober 2023 telah dijalankan program Blockchain On Campus yang bekerja sama dengan ICP Hub Indonesia.
Program ini kemudian akan bekerja sama dengan program nasional Indonesia On-Chain.
Sementara itu, Bruno Calabretta dan Tom Courly, para pendiri Disruptives ICP Hub Indonesia yang merupakan cabang institusi blockchain dunia bernama Internet Computer Protocol (ICP), menyampaikan program nasional Indonesia On-Chain akan memberdayakan generasi digital yang sejalan dengan Visi Digital Indonesia 2045.
Program itu diikuti oleh 75 SMU dan 21 universitas, yang nantinya secara bertahap akan menjangkau lebih luas lagi di seluruh Indonesia.
Indonesia diprediksi akan menjadi pemimpin global masa depan di bidang teknologi.
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara
- Prabowo Bertemu Menlu Prancis, Minta Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- IDCI Nilai Pertahanan Siber Seharusnya Jadi Tugas Utama TNI
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025