Indonesia-Korea Terbitkan 5 MoU
jpnn.com - Juru Bicara Kepresidenan, Dino Patti Djalal mengutarakan, kunjungan Presiden Korea Lee Myung-Bak ke Indonesia hingga bertemu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (6/3), setidaknya telah menghasilkan lima nota kesepahaman (MoU). Hal itu juga diungkap oleh Menteri Industri dan Energi Korea, Kim Young-Ju.
“Kita telah berhasil membuat kesepahaman atas lima kerjasama; diantaranya proyek pembangunan jalan kereta api dan terminal logistik di Kalimantan Timur. Lainnya, pengembangan minyak dan likuifikasi. Korea dan Indonesia telah sepakat untuk menindaklanjuti lebih dalam kesepahaman ini. Kerjasama Indonesia-Korea perlu dipercepat, apalagi nilai investasi terbilang cukup besar, sekitar US$ 5,7 miliar. Nilai investasi itu merupakan tertinggi keempat,” papar Kim.
“Presiden Susilo memberi dukungan penuh atas hasil kerja joint task force. Join ini bisa meningkatkan kinerja kedua negara,” papar Jubir Kepresidenan, Dino Patti Djalal.
Dia juga mengatakan, pertemuan SBY dan Kim menghasilkan produk yang produktif dan konstruktif. ”Presiden Susilo juga diundang ke Korea dalam waktu dekat. Itu juga untuk follow up kerjasama. Usai penandatanganan Strategic Partenership bersama Presiden SBY, 2008 lalu, Presiden Korea Roh Moo-Hyun memerintahkan jajarannya segera menindaklanjuti kerjasama bilateral Indonesia-Korea,” bebernya.
Turut mendampingi SBY, antara lain Panglima TNI Djoko Santoso, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Ketua BKPM M Lutfi, Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng.(gus/jpnn)
JAKARTA - Republik Korea merupakan mitra dagang Indonesia pada urutan kelima dan urutan ketujuh tujuan ekspor non-migas. Dalam lima tahun terakhir,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Trisya Suherman: Lukisan Go Green Taruparwa Bisa jadi Penyemangat Para CEO
- Seniman Papua Bawa Pesan Ekologis di Jakarta Biennale 2024
- Masih Terima Endorsement Meski Sudah Jadi Pejabat Negara, Raffi Ahmad: Kan Enggak Ada Larangannya
- Anak Muda Indonesia Pendiri Desa Bumi Jadi Pembicara di Diskusi PBB
- Masyarakat Bersatu dalam Doa, Dukung Kepemimpinan Lucianty-Syaparuddin untuk Muba Sejahtera
- Naleya Genomik & RSAB Harapan Kita Kerja Sama untuk Pengembangan Tes Genetik Talasemia