Indonesia-Malaysia Akhiri Sengketa Patok Perbatasan
Jumat, 18 Januari 2013 – 00:46 WIB

Indonesia-Malaysia Akhiri Sengketa Patok Perbatasan
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memastikan tidak ada lagi masalah patok batas antara Indonesia-Malaysia di daratan Pulau Kalimantan. Menurutnya, kedua negara telah menyepakati titik-titik koordinat perbatasan yang kadang menjadi sengketa.
"Kita sudah ada kesepakatan tentang batas wilayah darat. Bagaimana bentuk dan ukuran patoknya juga sudah tercapai kesepakatan. Kalau pun ada patok yang hilang tentu akan kita bahas bersama," ujarnya di Jakarta, Kamis (17/1).
Baca Juga:
Mantan Gubernur Sumatera Barat ini yakin patok batas tidak ada pergeseran karena saat ini ada cukup banyak peralatan canggih yang dapat memastikan hal tersebut. Salah satunya Global Positioning System (GPS). “Jadi karena sudah ada kesepakatan tentang koordinat, maka kalau ada (patok,red) yang hilang, akan kita kembalikan ke tempat semula," ujarnya.
Untuk itu dengan selesainya masalah tapal batas ini, Gamawan mengajak pemerintah daerah ke depan jauh lebih intensif lagi menghadirkan pelayanan publik kepada masyarakat sekitar. Ini diperlukan agar masyarakat Indonesia yang hidup di perbatasan tidak merasa dianaktirikan oleh negara.
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memastikan tidak ada lagi masalah patok batas antara Indonesia-Malaysia di daratan Pulau
BERITA TERKAIT
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Bonggas Chandra Tegaskan Sekda Sebagai Partner Strategis Bagi Kepala Daerah
- Masuk Ancol Gratis Sepanjang Ramadan, Ngabuburit Makin Seru