Indonesia Terancam Kekurangan Nakes di Tengah Lonjakan Kasus COVID-19

Para tenaga kesehatan ini harus mengisolasi diri selama dua minggu, meski petugas lainnya mengatakan kebanyakan di antaranya harus kembali bekerja setelah lima hari, karena sangat diperlukan di rumah sakit.
Jumlah kematian dan penularan COVID-19 juga terus bertambah di kalangan nakes saat ini yang menjadi masa terburuk sejak awal pandemi.
Asosiasi Rumah Sakit Indonesia juga mengatakan jumlah penderita COVID-19 yang harus dirawat di rumah sakit sudah bertambah "tiga hingga empat kali lipat".
Kritikan dari para pakar kesehatan menyebutkan jumlah tes yang sedikit tidak mencerminkan masifnya wabah ini.
Sistem kesehatan tak sekuat India
Banyak pasien terlihat diinfus di parkiran mobil atau terbaring lemas di tempat tidur di koridor rumah sakit, sementara warga lain sibuk mencari tabung oksigen yang semakin langka.
Pakar kesehatan khawatir situasinya akan terus memburuk, hingga mengatakan bahwa Indonesia bisa "menjadi seperti India", yang jumlah kasus COVID nya terus bertambah sampai menyebabkan sistem kesehatan kolaps bulan April dan Mei lalu.
Tapi sistem kesehatan Indonesia jauh lebih tidak siap dari India dalam menangani krisis seperti ini.
Organisasi Kerja sama dan Pembangunan Ekonomi di Australia mengatakan Indonesia memiliki 0,4 dokter per 1.000 orang.
Tingkat penularan COVID di Indonesia sudah mencapai titik di mana jumlah nakes berkurang, meski mereka sudah divaksinasi
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana