Indra Masuk saat Sintya Wulandari Salat, Lantas Terjadi Peristiwa Biadab
Kamis, 21 Mei 2020 – 07:02 WIB

Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto dan Kasat Reskrim AKP Djohan Andhika menunjukkan barang bukti dan pelaku pembunuhan, Rabu (20-5-2020). Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Kemudian mencekik korban selama beberapa menit hingga meninggal dunia.
Setelah dipastikan tidak berdaya, korban ditinggal.
Sebelum meninggalkan rumah itu, pelaku membawa sepeda motor, telepon selular, dan dompet korban.
Pelaku yang sempat bersembunyi di Tasikmalaya, akhirnya ditangkap di Cengkareng, Jakarta Barat, saat hendak melakukan transaksi sepeda motor hasil curian.
Sedangkan telepon selular milik korban dijual secara daring dengan harga Rp700 ribu.
Indra Permana di hadapan petugas mengakui tidak ada niat membunuh korban yang sudah dikenal sebelumnya.
Namun, karena korbannya teriak sehingga panik, lalu muncul reaksi spontan hingga mengakibatkan korban meninggal.
"Saya juga tidak melakukan pemerkosaan terhadap korban," ujarnya.
Saat Sintya Wulandari sedang Salat Zuhur, Indra Permana masuk ke rumah, setelah itu peristiwa mengerikan terjadi.
BERITA TERKAIT
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh