Industri Asuransi Indonesia Tumbuh Positif, Total Aset Rp 1.132,49 T

"Tema ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas akses terhadap perlindungan finansial yang terjangkau dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan, mengingatkan bahwa di tengah kondisi perekonomian yang dinamis dan memasuki era pemerintahan baru, industri asuransi perlu waspada dan siap menghadapi berbagai tantangan.
“Kami berharap regulasi yang berpihak pada good governance dapat terus diperkuat, agar industri ini tetap sehat dan berdaya saing,” kata Budi.
Dengan penghargaan ini, industri asuransi Indonesia menunjukkan kesiapan menghadapi tahun 2025 dan tantangan ekonomi global, serta berkomitmen untuk mendukung perekonomian nasional melalui manajemen risiko yang optimal.
Total ada 40 perusahaan penerima penghargaan di antaranya PT Asuransi Central Asia, PT BRI Asuransi Indonesia, PT Great Eastern General Insurance Indonesia, PT Indolife Pensiontama, PT Jasa Raharja, PT Citra International Underwriters, PT Asuransi Jiwa IFG, PT Panin Dai-ichi Life, PT PertaLife Insurance, PT Avrist Assurance dan lainnya. (esy/jpnn)
Industri asuransi Indonesia bertumbuh positif, ditunjukkan dengan total aset Rp1.132,49 triliun
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Mesyia Muhammad
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Pilih Mana Celengan atau Rekening Bank untuk Merencanakan Keuangan
- Asuransi Kitabisa Raih Penghargaan dari OJK
- Didimax Resmi Kantongi Izin Transaksi Perdagangan Derivatif dari OJK