Industri Kecantikan China Diserang Media Pemerintahnya Sendiri

jpnn.com, BEIJING - Media pemerintah China pada Selasa mengatakan penertiban iklan tentang operasi, prosedur dan perawatan kecantikan adalah hal yang "penting dan mendesak"
Surat kabar milik pemerintah People's Daily mengatakan sejumlah iklan membuat klaim yang berlebihan atau palsu.
Menurut surat kabar tersebut, iklan dan promosi semacam itu bertebaran di mana-mana, dari poster di halte bus dan kereta bawah tanah hingga promosi di media sosial dan acara televisi.
"Iklan kecantikan medis sangat meresap," tulis People's Daily di lamannya.
Surat kabar itu mengatakan sejumlah iklan mengaitkan ketampanan dengan "kualitas tinggi", "ketekunan" dan "kesuksesan", mengarang cerita tentang "operasi plastik mengubah nasib seseorang", dan mendistorsi persepsi publik tentang estetika.
Kritik terhadap bisnis ini muncul setelah pemerintah China bertindak keras terhadap beberapa sektor industri, dari teknologi hingga pendidikan dan properti.
Tindakan itu dilakukan untuk memperkuat kontrol pemerintah atas sektor ekonomi dan masyarakat yang berkembang secara tak terkendali selama bertahun-tahun .
Pengaturan sejumlah sektor bisnis oleh pemerintah telah memicu kekhawatiran investor tentang sektor mana lagi yang akan ditertibkan.
Surat kabar milik pemerintah People's Daily mengatakan sejumlah iklan membuat klaim yang berlebihan atau palsu
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- Menlu China Minta Warga Jepang Setop Dukung Taiwan, Ungkit Dosa Era Perang Dunia II
- Menlu China Tolak Usulan Trump soal Gaza
- Thong Guan Industries Bhd asal Malaysia Resmi Berinvestasi di KIT Batang, Jawa Tengah
- Awas, Pemegang Kripto Harus Waspada pada Perang Dagang AS vs China
- Memasuki Era Baru Periklanan, Pixel Group & KCIC Berkolaborasi