Industri Makanan dan Minuman Kejar Target Tumbuh 10 %
Rabu, 08 Agustus 2018 – 02:04 WIB

Ilustrasi makanan beku. Foto: AFP
Dengan menyusutnya volume pengiriman pada distribusi, lanjut dia, otomatis biaya lain bertambah sampai 30 persen.
Sebab, barang yang dikirim pengusaha bukan hanya produk jadi, tapi juga bahan baku.
”Kalau dari kami sendiri masih berupaya menahan supaya harga tak naik. Tapi, akan kami lihat lagi bagaimana dengan supplier bahan baku. Kenaikan harga di hulu juga bisa berdampak pada end user,” tambah Adhi. (agf/c10/oki)
Memasuki semester kedua 2018, industri makanan dan minuman (mamin) menghadapi sejumlah tantangan.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya
- BPKH Limited Luncurkan 60 Unit Bus Baru untuk Layanan Jemaah Haji dan Umrah