Industri Menggeliat, Perusahaan Mulai Terima Banyak Karyawan

Maria Aritonang, pencaker asal Medan yang ditemui Batam Pos (Jawa Pos Group) mengatakan mengetahui lowongan di PT Dynacast tersebut dari temannya. Dia mengaku sudah menganggur enam bulan lamanya.
"Sudah setengah tahun disini, saya belum pernah lolos interview," ujar Maria.
Dia mengaku sudah tak tahan hidup menganggur di Batam. Selama enam bulan di Batam dia menumpang di rumah tetangganya di kampung yang kebetulan bekerja di Batam. Untuk makan pun dia harus meminta kepada orang tuanya di Kampung.
"Lamaran sudah dimasukkan kemana-mana. Tapi ya nasib belum diterima," katanya.
Senada juga dikatakan Indah Fauziah, 19. Lajang asal Pekanbaru ini sudah dua tahun di Batam dan sudah dua kali bekerja sebagai operator di perusahaan di Batam indo. Dan kali ini ia mencoba lagi dan melamar di perusahaan tersebut,
"Paling lama saya bekerja selama satu tahun. Dan baru-baru ini saya keluar dari PT Rapala karena kontrak saya tak diperpanjang," katanya. (cr19)
Di tengah krisis ekonomi global, industri di Batam mulai menggeliat. Beberapa perusahaan sudah mulai melakukan perekrutan karyawan baru. Bahkan dalam
Redaktur & Reporter : Budi
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya
- BPKH Limited Luncurkan 60 Unit Bus Baru untuk Layanan Jemaah Haji dan Umrah