Industri Pertambangan Masih Menggiurkan
Kamis, 20 Juni 2019 – 14:27 WIB

Ilustrasi pertambangan. Foto: Kaltim Post/JPNN
“Kaltim bisa menjadi daya tarik. Namun, mereka juga akan melihat sektor apa yang membuat daerah tersebut surplus,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selama ini di Kaltim neraca perdagangan yang surplus masih berasal dari ekspor batu bara yang sangat mendominasi.
Dengan demikian, investor akan tertarik dengan sektor itu. Namun, perlu diketahui sektor ini sudah sangat terbatas.
Wajar jika sektor ini masih mendominasi karena masih ada daya tarik dibandingkan sektor lain.
“Kaltim harus memiliki sektor baru yang membuat para investor tertarik. Sebab pertambangan semakin terbatas dan membuat investor berpikir dua kali, jika terus demikian daerah ini tidak akan menjadi sasaran investasi,” pungkasnya. (*/ctr/tom/k15)
Sektor pertambangan masih memiliki daya tarik investor di Kalimantan Timur (Kaltim). Pada triwulan pertama 2019, Kaltim mencatat ada 763 izin usaha baru.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Pramono Dorong Peran Bank DKI Mengimplementasikan QRIS Tap NFC Bank Indonesia
- Ustaz Cholil Bicara tentang Islam dan Pertambangan Berkelanjutan
- ASPEBINDO Sarankan Masa Peralihan Penetapan HBA dan HMA untuk Daya saing Usaha Pertambangan
- bank bjb Permudah Penukaran Uang Jelang Lebaran Lewat SERAMBI
- Cadangan Devisa Turun Tipis Dipengaruhi Pembayaran Utang Pemerintah
- Menjelang Idulfitri, BI Jabar Siapkan Rp14,5 Triliun Uang Baru