Industri Plastik Minta Pasokan Gas Masela

Caranya denganmenyambungkan tol laut ke Blok Masela sehingga ?biaya transportasi bisa semakin murah.
”Kalau ada tol laut, jadi tidak masalah. Sebab, (pelayaran) ke timur (Indonesia) bisa membawa bahan baku makanan dan (pelayaran) ke barat bisa bawa bahan baku polimer,” bebernya.
Pengusaha berharap pemerintah serius dalam rencana mengembangkan industri petrokimia di dalam negeri.
Sebab, selama ini 50 persen produk hasil industri seperti etilena masih diimpor dari negara lain.
Wakil Ketua Umum INAplas Suhat Miharso menambahkan, kebutuhan etilena di dalam negeri mencapai 1,6 juta ton per tahun.
Sementara itu, produksi di dalam negeri baru mencapai 860 ribu ton per tahun. ”Kira-kira baru 50 persen.
Sisanya harus diimpor dari Korea, Jepang, Singapura, dan Malaysia,” tambahnya. (agf/c16/noe)
Rencana pembangunan pabrik petrokimia di Tuban mendapat respons positif dari Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (INAplas).
Redaktur & Reporter : Ragil
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya