Influencer UMKM Komentari Fitur Garansi Pengembalian Shopee, Simak
Beberapa syarat dan ketentuan pengembalian barang dalam program itu antara lain label produk/mereka masih tersegel dengan baik, tidak ada perubahan ukuran/bentuk produk, produk dalam kondisi sama saat diterima (tidak ada noda, tidak berbau, tidak kotor, jumlah kuantitas dan kualitas tetap sama), tidak ada indikasi adanya penggunaan, dan lain-lain.
“Kalau barang yang dikembalikan pembeli tidak sesuai syarat & ketentuan, penjual bisa menolak permintaan pengembalian barang pembeli,” jelasnya.
Seiring berkembangnya industri e-commerce, kebijakan pengembalian pesanan dengan alasan berubah pikiran ini memang semakin populer.
Shopee bukanlah platform e-commerce pertama yang kebijakan bebas pengembalian.
Situs marketplace global, Amazon telah menerapkan kebijakan pengembalian dengan alasan apapun selama bertahun-tahun.
Sementara di dalam negeri, sejumlah pemain e-commerce seperti Lazada, serta Zalora juga mengadopsi kebijakan pengembalian serupa, di mana Pembeli bisa mengembalikan barang apabila berubah pikiran.
Kemudahan sistem pengembalian pesanan ini diharapkan akan membuat konsumen yang awalnya merasa ragu untuk berbelanja online, bisa menjadi lebih yakin untuk mencoba belanja online.
Hal ini tentunya bisa membantu para penjual, terutama pelaku UMKM untuk menarik perhatian dan menjangkau lebih banyak calon konsumen potensial. (ddy/jpnn)
Influencer UMKM Ini mengomentari fitur baru Shoppe bernama garansi bebas pengembalian. Simak kalimatnya.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- PNM & MES Gelar Pelatihan Sertifikasi Halal untuk Nasabah
- Pemerintah Harus Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif
- Momen Libur Nataru 2025, Indibiz Beri Kejutan untuk Pelanggan
- Menko Airlangga Ungkap Program Belanja Murah Akhir Tahun Cetak Transaksi Rp 71,5 Triliun
- Ekonom Sebut Dampak PPN 12% Bakal Memukul UMKM
- Malam Tahun Baru, Pemkot Depok Menyiapkan 2.500 Voucer Makan Gratis