Info Terkini Soal Kasus Penyerangan Pos Polisi, Kapolda Sulsel & Pangdam Hasanuddin Buka Suara

jpnn.com, MAKASSAR - Kasus penyerangan pos polisi serta perusakan mobil dan motor di Makassar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Pelakunya diduga oknum anggota TNI.
Kasus tersebut pun sudah tuntas seusai kedua belah pihak bertemu.
Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso mengatakan kasus ini bermula karena kesalahpahaman antara anggota TNI dan Polri.
"Kami sudah mengambil langkah-langkah dengan baik, saling memahami dan saling ketemu. Sekarang sudah tuntas," kata Irjen Setyo Boedi Moempoeni, Jumat (14/4).
Dia berharap persoalan yang sudah tuntas itu tidak berkembang. Terutama menganggu ketertiban masyarakat di Kota Makassar.
"Persoalan ini harus sepakat bersama. Masalah ini sudah selesai dan sekarang harus menciptakan situasi yang aman di Makassar," tambahnya.
Sementara itu, Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso menegaskan permasalahan ini sudah selesai.
Dia juga sudah menginstruksikan kepada seluruh pimpinan satuan agar mematuhi perintah dan membiarkan kejadian terulang.
Kasus penyerangan pos polisi serta perusakan mobil dan motor di Makassar, Sulsel, beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Pelakunya diduga oknum anggota TNI.
- Oknum TNI Diduga Melindungi Tambang Emas Ilegal, Ini Respons Kodam Pattimura
- Ini Kejanggalan Kematian Wanita di Makassar
- Motif Sejumlah Remaja Aniaya Panitia Salat Id Selayar Sulsel
- Berkas Perkara Penembakan 3 Polisi di Lampung Diserahkan ke Denpom TNI
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB