Informasi dari Bang Edi Soal Pengungkapan Kasus Penembakan Wartawan di Sumut, Begini

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menyatakan optimismenya Polri segera mengungkap kasus penembakan wartawan di Simalungun, Sumatera Utara.
Jurnalis Mara Salem Harahap (42) tewas ditembak di dekat rumahnya di kawasan Hutan VII, Nagori Karang Anyar, Gunung Maligas, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (19/6) kemarin.
"Kami melihat semangat dan kegigihan Polda Sumut, karena itu kami optimistis kasus penembakan ini akan segera dibongkar. Kami mendapat informasi, polisi hanya tinggal menunggu soal waktu saja," ujar Edi dalam keterangannya, Senin (21/6).
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar.
Bang Edi juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada tim gabungan yang dibentuk Polda Sumut dan Polres Simalungun.
"Polisi dari Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut sejauh ini terus bekerja keras mengungkap kasus ini," ucapnya.
Menurut mantan wartawan yang juga pakar hukum ilmu kepolisian dari Universitas Bhayangkara, Jakarta ini, kasus penembakan Mara Salem tidak terlalu sulit untuk diungkap.
Meski demikian, Edi mengajak masyarakat untuk tidak menduga-duga dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat untuk mengungkapnya.
Bang Edi menyampaikan informasi soal pengungkapan kasus penembakan wartawan di Sumatera Utara, begini..
- Solidaritas Masyarakat dan Keluarga Polri Mengalir untuk Korban Penembakan yang Dilakukan Oknum TNI
- Tragedi Penembakan di Way Kanan, Lemkapi Desak TNI-Polri Segera Tetapkan Tersangka
- Isu Setoran dalam Kasus Penembakan 3 Anggota Polisi di Way Kanan Harus Dibuktikan dengan Jelas
- Kapolri Mutasi 10 Kapolda, Lemkapi Nilai Langkah Tepat Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
- Edi Hasibuan Sebut Perilaku Mantan Kapolres Ngada Memalukan Institusi Polri
- Sambut Mudik 2025, Lemkapi Apresiasi Slogan Kapolri