Informasi Penting dari Gubernur Anies Baswedan Soal Lockdown Jakarta, Simak!

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa pihaknya tidak berencana menerapkan lockdown akhir pekan di ibu kota.
Anies mengatakan hal itu sekaligus membantah isu lockdown akhir pekan di Jakarta yang berkembang di masyarakat dan media sosial.
"Jakarta tidak merencanakan penerapan kebijakan lockdown di akhir pekan," kata Anies dalam video Youtube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (5/2).
"Berita tentang kebijakan lockdown itu adalah wacana yang berkembang di masyarakat dan media, tetapi kami tidak di dalam posisi mempertimbangkan apalagi menetapkan bahwa akan ada lockdown di akhir pekan di Jakarta, itu tidak benar," sambung Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, pihaknya masih akan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai arahan pemerintah pusat.
Anies menambahkan bahwa PSBB kemungkinan akan kembali diperpanjang.
"Kami akan memastikan bahwa implementasi di lapangan berjalan dengan baik dan tertib dan pembatasan kegiatan serta segala protokol kesehatan yang berlaku di dalamnya harus kami jalankan secara bersama-sama, secara tertib setiap saat," ujar Anies.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan Covid-19 setiap saat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penjelasan soal isu lockdown akhir pekan yang berkembang di masyarakat.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Soal Lagu Bayar Bayar Bayar, GPA Ungkit Peran Polisi Saat Banjir & Penanganan Covid-19