Ingat, Depresi Tak Selalu Ditunjukkan dengan Ekspresi Murung
Sabtu, 11 September 2021 – 22:26 WIB

Ilustrasi - depresi, diperankan oleh model. Foto: Ricardo/jpnn.com
Dia juga berharap orang tua dapat menjaga ekspresi saat anak mulai terbuka.
"Saat pandemi ini sebaiknya orang tua tidak terlalu menuntut anak."
"Sebab, anak jika dituntut terlalu tinggi dapat merasa tertekan."
"Ketika tidak dituntut dalam artian terlalu bebas ya juga dapat menimbulkan perasaan tidak berguna," ucap Rosdiana.
Dalam kesempatan berbeda psikolog Livia Istania DF Iskandar mengatakan orang tua harus memahami kondisi anak.
Orang tua juga diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi anak.
"Di masa pandemi ini orang tua juga jangan menetapkan standar yang terlalu tinggi juga. Harus tahu bagimana kondisi anak."
"Misal kalau dia ekstrovert mungkin dia akan mengalami penurunan, susah untuk belajar sendirian," kata Livia.
Psikolog menyebut depresi ternyata tidak selalu ditunjukkan dengan ekspresi murung, perlu diantisipasi.
BERITA TERKAIT
- Pemprov DKI Jakarta Siapkan Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Mental & Jiwa, Gratis
- Depresi Bakalan Ambyar dengan Mengonsumsi 5 Makanan Ini
- 6 Khasiat Lemon Campur Daun Mint, Sakit Kepala Bakalan Ambyar
- Atasi Depresi dengan Mengonsumsi 5 Makanan Ini
- Luar Biasa, Ini 5 Manfaat Terapi Biofeedback untuk Kesehatan
- 4 Khasiat Rutin Makan Ikan, Turunkan Risiko Serangan Penyakit Ini