Ingat Ya, Belum Rekam e-KTP Gak Bisa Nyoblos Lho

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman data kependudukan, segera datang ke kantor-kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terdekat.
Terutama bagi masyarakat di 101 daerah yang bakal segera melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
Pasalnya, perekaman sangat dibutuhkan sebagai tanda pengenal bagi kebutuhan pemungutan suara nantinya. Terutama bagi masyarakat yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Jadi paling lambat (perekaman,red) November-Desember. Kalau ada warga yang punya hak pilih belum merekam data, ya jangan salahkan kami," ujar Tjahjo, Senin (3/10).
Menurut mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini, bagi masyarakat yang nantinya sudah merekam data namun belum memperoleh fisik e-KTP, tidak akan kehilangan hak pilih. Karena nantinya akan diberikan tanda bukti sudah melakukan perekaman.
"Kami sudah kasih kelonggaran, meski belum dapat e-KTP mereka dapat formulir perekaman. Jadi pilkada tidak akan terganggu, karena hak pilih sudah dijamin. Walau undang-undang sebutkan (pemilih,red) harus KTP elektronik, meski belum dapat (fisik e-KTP,red) minimal mereka rekam data," ujar Tjahjo.(gir/jpnn)
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengimbau masyarakat yang belum melakukan perekaman data kependudukan, segera datang ke kantor-kantor
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit