Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Desa Kelola Dana

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) memastikan setiap desa benar-benar siap mengelola dana yang akan digelontorkan pemerintah pusat. Menurutnya, kementerian yang dipimpin Marwan Jafar itu harus bergerak cepat untuk memastikan setiap desa benar-benar siap mengelola dana desa.
"Harus bergerak cepat untuk mengecek berapa persen desa yang sudah betul-betul siap mengelola sendiri dana desa itu," kata Fahri saat mengunjungi kantor Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/5).
Fahri khawatir bila desa belum bisa dipastikan kesiapannya mengelola dana maka akibatnya akan buruk. Selain pembangunan tidak tercapai, perangkat desa juga terancam menghadapi masalah hukum.
"Itu yang dikhawatirkan, akan banyak masalah hukum. Kita mau membangun, tapi justru yang banyak adalah kasus hukum. Kalau bisa jangan terjadi," pintanya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, pengucuran dana desa tahap pertama sesuai dalam APBN-P 2015 adalah Rp 20 triliun. Dana itu akan berlanjut pada APBN selanjutnya namun terlebih dulu melalui berbagai evaluasi.
"Tentu kita akan masukkan kembali dalam APBN 2016. Tapi kita akan mengevaluasi dulu penyaluran di APBNP 2015," ujar politikus PKS ini.(fas/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) memastikan setiap desa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Nosuta, Startup yang Buka Peluang Talenta Muda Indonesia Masuk ke Industri Kehutanan Jepang
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Progo, Ada Robekan di Ketiak & Selangkangan
- Arus Mudik-Balik Idulfitri di Jawa Barat Terkendali, Erwan: Macetnya Masih Wajar
- Contraflow Diberlakukan di Tol Japek Arah Jakarta Malam Ini