Inggris Lockdown, Begini Nasib Lanjutan Liga Premier

jpnn.com, INGGRIS - Inggris kembali memberlakukan lockdown akibat pandemi virus Corona (COVID-19).
Namun, lockdown tidak berimbas pada pelaksanaan lanjutan laga Liga Premier musim 2020/21.
Perdana Menteri Boris Johnson memastikan Liga Premier tetap akan berlangsung.
Kasus virus corona telah meningkat dengan sangat cepat di Inggris beberapa pekan terakhir.
Negara tersebut melaporkan rata-rata lebih dari 20.000 kasus baru perhari selama 10 hari terakhir.
Merespons pertumbuhan 'gelombang kedua' virus tersebut, Boris Johnson mengumumkan dalam sebuah konferensi pers pada Sabtu (waktu setempat) bahwa Inggris akan memberlakukan kembali lockdown secara nasional.
Hal tersebut berarti akan menutup bisnis yang dianggap tidak esensial dan membatasi pergerakan populasi dalam upaya mengurangi penyebaran virus corona.
Kompetisi teratas Inggris menjadi korban pandemi pada Maret lalu, ketika musim 2019-20 ditangguhkan selama hampir empat bulan, sebelum dilajutkan kembali dengan Liverpool sebagai juaranya.
Inggris kembali memberlakukan lockdown akibat pandemi COVID-19, begini nasib lanjutan Liga Premier.
- Cedera Hamstring, Gabriel Magelhaes Absen hingga Akhir Musim
- Liga Inggris: Bekuk Tottenham, Chelsea Tembus Peringkat 4 Besar
- Cedera Pergelangan Kaki, Erling Haaland Bakal Absen Memperkuat Manchester City
- Chelsea Harus Bayar 5 Juta Pounds ke MU jika Batal Mempermanenkan Sancho
- MU Bakal Bangun Stadion Baru di Dekat Old Trafford, Berkapasitas 100 Ribu Penonton
- Liverpool vs Southampton 3-1, Mohamed Salah Cetak 2 Gol