Inggris Mersiapkan Vaksinasi COVID-19 Dosis Ketiga Lewat Program 'Booster' dan Australia Akan Mengikutinya

Inggris menjadi negara pertama di dunia yang telah merencanakan vaksinasi ketiga bagi warganya untuk mengatasi COVID-19. Australia mengisyaratkan akan melakukan hal serupa.
Suntikan ketiga vaksin COVID bagi warga Inggris akan diluncurkan untuk populasi lanjut usia mulai September mendatang.
Meski program vaksinasinya sangat lamban bila dibandingkan dengan Inggris, Australia juga kini mengisyaratkan akan memberikan suntikan ketiga untuk menjaga resistensi berkelanjutan terhadap varian baru virus corona.
Mengapa suntikan ketiga diperlukan?
Menurut Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid, pihaknya sedang merencanakan suntikan tambahan untuk memastikan warga yang rentan akan terlindungi selama musim dingin mendatang.
"Program vaksinasi COVID-19 pertama telah memulihkan kebebasan di negara kami. Program 'booster' [suntikan tambahan] akan melindungi kebebasan ini," kata Sajid.
Pedoman vaksinasi saat ini menyarankan dua kali suntikan, dengan mendahulukan kelompok warga yang paling rentan.
Rencana pemberian vaksin ketiga mencerminkan langkah Pemerintah Inggris untuk hidup bersama dengan virus corona, sama seperti flu dan penyakit pernapasan lainnya.
Profesor Miles Davenport dari Kirby Institute di University of New South Wales (UNSW) di Australia menjelaskan respons antibodi yang disebabkan oleh vaksin dan infeksi COVID-19 berkurang seiring waktu.
Inggris menjadi negara pertama di dunia yang berencana melakukan vaksinasi ketiga bagi warganya untuk mengatasi COVID-19
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana