Ini 8 Peristiwa yang Hebohkan Dunia di 2018

23 Juni-10 Juli
Penyelamatan Para "Bocah Gua"
Tempat: Tham Luang, Provinsi Chiang Rai, Thailand
Keterangan: Sebanyak 12 anggota tim sepak bola Moo Pa yang berusia 7-11 tahun dan asisten pelatih Ekkaphon Chanthawong menjelajah Tham (gua) Luang. Saat mereka berada di dalam gua, hujan deras turun. Sebagian besar area dalam gua terendam air. Penyelamatan besar-besaran dilakukan dengan bantuan penyelam dari beberapa negara. Seluruh anggota tim sepak bola itu berhasil dikeluarkan dari dalam gua satu per satu pada 8-10 Juli. Usaha penyelamatan mereka melibatkan lebih dari 10 ribu orang dan sekitar 100 penyelam. Tham Luang kini menjadi jujukan wisatawan. Rencananya, upaya penyelamatan itu difilmkan. Oktober lalu 12 anak tersebut dan pelatihnya diundang International Olympic Committee (IOC) sebagai tamu kehormatan Youth Olympic Games 2018. Mereka juga mendapat sambutan hangat saat memenuhi undangan untuk datang ke Old Trafford, kandang Manchester United.
9 Juli
Akhir Konflik Panjang Perbatasan
Tempat: Asmara, Eritrea
Keterangan: Presiden Eritrea Isaias Afwerki dan PM Ethiopia Abiy Ahmed menandatangani deklarasi yang menyatakan mengakhiri konflik perbatasan dua negara, memperbaiki hubungan diplomatik, serta membuka lagi perbatasan untuk orang, barang, dan jasa. Semua hal tentang perang dua negara pada 1998-2000 dan konflik perbatasan setelah itu dianggap sudah berakhir. Pada 11 September, perlintasan perbatasan dua negara dibuka untuk kali pertama setelah 20 tahun.
Dalam hitungan hari, 2018 akan berakhir. Beragam peristiwa penting pun segera jadi kenangan, menjadi sejarah.
- Umat Kristen Yerusalem Dipersekusi Kelompok Yahudi, Polisi Israel Tutup Mata
- Israel Gelar Pertemuan di Al Aqsa, Palestina Murka
- Sudah Insaf, Eks Tentara Israel Kembalikan Kunci Al Aqsa yang Dicuri 56 Tahun Lalu
- Setelah Bikin Muslim Murka, Israel Kini Usik Umat Kristen Yerusalem
- Kantor Perencanaan Yerusalem Hapus Situs Suci Umat Islam di Foto Tembok Ratapan
- Penembakan Lagi di Yerusalem, Bocah Palestina Sergap Rombongan Yahudi, Banjir Darah