Ini Akibatnya Memposting Ajakan Membunuh Muslim di Facebook

jpnn.com, WREXHAM - Seorang pria di Wrexham, North Wales UK bernama Keegan Jakovlevs mem-posting ajakan membunuh muslim di akun Facebook-nya.
Empat bulan berlalu, pengadilan di Crown, Kamis (7/9) kemarin menjatuhkan hukuman 12 bulan penjara buat pria berusia 22 tahun itu.
Metro melansir, Jakovlevs mem-posting ujaran kebencian itu setelah tragedi Bom Manchester, Mei lalu.
Keegan Jakovlevs. Foto: North Wales Police-Metro
"Pikiran semua keluarga korban pemboman Manchester yang mengerikan. Mari bunuh..muslim..yakin mereka masih akan menghancurkan," tulis Jankovlevs di Facebook-nya, namun kini telah dihapus.
Kepala Divisi Kejahatan dan Kontra-terorisme Khusus di Crown, Sue Hemming mengatakan, setelah serangan Manchester, ada banyak pesan dukungan di media sosial untuk keluarga korban.
"Namun Keegan Jakovlevs memilih untuk membangkitkan kebencian kepada agama tertentu, dengan meminta agar semua muslim di Inggris dibunuh tanpa pandang bulu," kata Hemming.
Dia memposting ujaran kebencian itu setelah tragedi Bom Manchester.
- Pembaruan Pada Tab Friends Sebagai Penebusan 'Dosa' Facebook
- Asyik! Kreator Konten Bisa Dapat Cuan Tambahan Lewat Unggahan di Story, Begini Caranya
- Trump Melunak, Meta Bergerilya Merayu Kreator TikTok Pindah ke Facebook dan Instagram
- Pengguna WhatsApp Kini Bisa Berbagi Status ke Facebook dan Instagram
- Ajang Vape 5 Styles Berhadiah Rp 405 Juta, Buruan Ikutan!
- Dunia Hari Ini: Facebook dan Instagram Akan Berhenti Menggunakan Mesin Pengecek Fakta