Ini Alasan Kawasan Australia Utara Berpotensi Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia
"Saya berharap keterampilan [bahasa] akan membantu dalam mendalami hubungan Australia dan Indonesia dalam hal perdagangan ternak, juga kesempatan untuk pergi dan belajar ke sana."
Sayangnya minat bahasa Indonesia masih turun
Australia dan Indonesia memiliki hubungan yang unik, tetangga dekat, tapi tidak terlalu teman, bukan juga musuh.
Seperti yang terlihat dari hasil penelitian Lowy Institute yang menemukan warga Australia cenderung menunjukkan sikap "tidak tertarik dan tidak percaya" terhadap Indonesia.
Tapi dari data penelitian tersebut terungkap warga Australia sebenarnya merasa Indonesia sebagai "teman" yang lebih dekat, ketimbang Tiongkok, Rusia, dan Iran.
Namun mereka masih lebih menganggap Korea Selatan, Jepang, dan Inggris, sebagai teman paling dekat.
Minat belajar bahasa Indonesia di Australia memang dilaporkan mengalami penurunan, kemudian kondisinya makin diperparah karena pandemi COVID-19.
Menurut Australian Curriculum Assessment and Reporting Authority (ACARA), hanya 755 siswa yang belajar bahasa Indonesia di tahun terakhir tingkat SMA pada tahun 2019.
Angka ini menunjukkan adanya penurunan hingga 50 persen antara tahun 2006 dan 2019.
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, kami mengajak Anda ke kota Darwin untuk bertemu Luke dan Tom yang sudah belajar bahasa Indonesia selama beberapa tahun
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang