Ini Alasan KPK Belum Jerat Penyuap Rudi Rubiandini

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menjerat bos PT Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong sebagai tersangka. Meskipun dalam putusan mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, hakim menyatakan uang dan perintah menyuap Rudi melalui Simon Gunawan Tanjaya berasal dari Widodo.
Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto menyebut, pihaknya belum bisa menjerat Widodo lantaran persoalan kewarganegaraan dan domisili.
"Kan ada di Singapura dia. Tapi kalau dibilang jadi tersangka orang dia warga negara sana. Itu di luar batas nasionalitas kita," kata Bambang di KPK, Jakarta, Kamis (26/6).
Bambang menjelaskan, pihaknya baru bisa menjerat Widodo apabila dia berada di Indonesia dan melakukan kejahatan. Ia memastikan bahwa Widodo tidak ada di Indonesia.
"Kalau dia ada di Indonesia melakukan kejahatan walaupun itu warga negara lain kami bisa masuk (menetapkan tersangka), tapi kalau dia warga negara lain ada di tempat lain, bagaimana caranya menangani di sini," ujar Bambang.
Bambang mengaku KPK bisa berkoordinasi dengan Corruption Practice Investigation Bureau yakni lembaga pemberantas korupsi Singapura terkait Widodo. Namun tetap persoalan domisili menjadi penghalang KPK. "Cuma orangnya gimana, masa kita mau adili secara in absentia," tandas Bambang. (gil/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menjerat bos PT Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong sebagai tersangka. Meskipun dalam
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik