Ini Alasan Projo Tolak Jokowi 3 Periode dan Penundaan Pemilu 2024

jpnn.com, JAKARTA - Tim Relawan Pro Jokowi (Projo) menyatakan penolakan tegas terhadap wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo yang belakangan kembali digulirkan elite politik.
Bendahara Umum Projo Panel Barus menyatakan penolakan penundaan pemilu dan Jokowi tiga periode merupakan sikap resmi organisasinya.
"Selamatkan Jokowi dan tolak penundaan Pemilu. Buat kami isu penundaan Pemilu dan tiga periode berbahaya buat Jokowi," kata Panel di Kantor DPP Projo, Jakarta, Rabu (28/12).
Dia memandang wacana itu berbahaya karena bertabrakan dengan konstitusi UUD 1945, demokrasi, dan berlawanan dengan semangat reformasi.
Panel menilai wacana tersebut bisa mendorong lahirnya kekuasaan yang totalitarian.
"Kami tidak mungkin ada dalam posisi yang mengamini tindakan-tindakan berbahaya," tegasnya.
Senada, Sekjen DPP Projo Handoko mengatakan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden alias Jokowi 3 periode berbahaya dan merusak tatanan demokrasi.
Gagasan itu juga dianggap pengingkaran terhadap konstitusi dan demokrasi di Indonesia.
Ternyata begini alasan Projo menolak penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden atau Jokowi 3 periode.
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Struktur Lengkap Danantara, Ada Jokowi, Sri Mulyani hingga Pandu Sjahrir
- Reza Indragiri: Sekiranya Kepala Babi Dikirim kepada Jokowi, Apakah Saran Hasan Nasbi Sama?