Ini Alasan Vettel Hengkang dari Red Bull

Ini Alasan Vettel Hengkang dari Red Bull
Sebastian Vettel. Foto: IST

"Aku rasa dia (Vettel) sudah membayangkan tantangan baru. Dia memutuskan hatinya berada di tempat lain dan kami melihat ke belakang betapa besarnya kebanggaan yang telah kami capai bersama," urainya.

"Sebenarnya akan menyenangkan jika bisa mempertahankannya. Tapi jika hati seseorang tidak lagi berada di dalam tim, sebaiknya memang melepasnya. Dan aku rasa kami sekrang akan menjelang era baru dengan tim dan bersama Daniil Kvyat," tandasnya.  

Dengan pernyataan tersebut, Horner sekaligus membantah bahwa Alonso tidak terkait dengan Red Bull sebagai pengganti Vettel. Dia juga menggambarkan suksesnya Program Pembalap Muda Red Bull.

"Bukan filosofi kami untuk melihat talenta dari luar. Karena kami telah berkomitmen melakukan ivestasi pada pembalap muda. Kami berinvestasi lebih dari 15 tahun pada Sebastian (Vettel), kemudian Daniel Ricciardo, dan berhasil. Begitu pula dengan Kvyat dimana kami telah menemukan talenta hebat lainnya di dalam dirinya," sebutnya.

Sejak bergabung  dengan Red Bull pada 2009, Sebastian Vettel telah menorehkan 38 kemenangan, 44 pole, dan delapan gelar juara dunia. Masing-masing empat untuk pembalap dan konstruktor. Jika diakumulasikan saat masih bersama Scuderia Toro Rosso, Red Bull mendapat tambahan masing-masing satu kemenangan dan pole.

Dalam jumpa pers di tengah GP Jepang, Vettel menegaskan tidak maksimalnya performa sepanjang musim ini bukanlah faktor yang melatarbelakangi keputusannya untuk pindah.

"Itu memang satu hal yang dilihat banyak orang, tapi aku merasa tidak perlu membuktikan apapun di sini," kata Vettel.

Pembalap Jerman itu mengaku butuh waktu lama untuk meninggalkan Red Bull.

SUZUKA - Fernando Alonso menjadi pangkal perubahan drastis pada line up pembalap Formula 1 musim depan. Setelah dikabarkan pulang ke McLaren, kemarin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News