Ini Alasan Warga Australia Sulit Mendapat Mobil Listrik

Warga Australia ingin memiliki mobil listrik namun pabrik pembuatnya tidak mau mengirimkan mobil-mobil itu ke negara kangguru ini.
Penjualan mobil listrik di Australia saat ini hanya sekitar 1 persen dari pasar mobil keseluruhan. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Jawabannya agak rumit karena melibatkan berbagai hal, mulai dari target pemanasan global yang harus dicapai dan berbagai faktor lain.
Namun, pada kenyataannya mobil listrik yang banyak dijual di Eropa, Inggris dan Amerika Serikat tidaklah tersedia di Australia.
Volkswagen yang akan menjadi pabrik pembuat mobil listrik terbesar di dunia sudah menjual 212 ribu mobil listrik di tahun 2020. Namun, tidak ada satupun mobil buatan VW yang dijual di Australia.
Menurut VW, mobil listrik paling populer di Eropa di tahun 2020, Volkswagen ID.3 baru akan diluncurkan di Australia tahun 2023.
Pabrik pembuat mobil listrik sekarang ini tidak menjadikan Australia sebagai salah satu pasar. Beberapa di antaranya bahkan mengatakan bahwa Australia sudah menjadi 'pasar buangan negara dunia ketiga' karena masih menggunakan teknologi mesin bahan bakar fosil yang sudah dianggap kuno.
Sementara itu menurut laporan terbaru Dewan Iklim, 75 persen penjualan mobil di tahun 2030 harus berupa mobil listrik bila Australia ingin mencapai target nol emisi karbon di tahun 2035.
Warga Australia ingin memiliki mobil listrik namun pabrik pembuatnya tidak mau mengirimkan mobil-mobil itu ke negeri kangguru ini
- Tip Hadapi Arus Balik Pakai Mobil Listrik, Perlengkapan Ini Wajib Disiapkan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana