Ini Alasan Warga Australia Sulit Mendapat Mobil Listrik

Jadi mengapa pembuat mobil listrik tidak menjual ke Australia?
Warga Australia sudah lama tertarik untuk membeli mobil listrik.
Menurut survei tahunan yang dilakukan Dewan Mobil Listrik sejak tahun 2018 sekitar 50 persen warga Australia tertarik untuk memiliki mobil listrik sebagai mobil berikutnya yang akan mereka beli.
Namun dalam kenyataannya, angka penjualan mobil listrik masih sangat kecil, dengan hanya 6.900 mobil yang terjual pada tahun 2020.
Itu berarti sekitar 0,7 persen dari penjualan mobil secara keseluruhan.
Di Inggris, minat beli mobil listrik hampir sama dengan Australia dan angka penjualan mobil listrik lebih tinggi dalam porsi penjualan secara keseluruhan yaitu 10 persen.
Sebagian dari penjualan itu berupa mobil hibrid, mobil yang memiliki kombinasi bahan bakar bensin dan listrik.
Pada tahun 2020, jumlah penjualan mobil hibrid ini meningkat 100 persen dari tahun sebelumnya, hal yang menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Dealer Mobil Australia (AADA) James Voortman sebagai sesuatu yang 'luar biasa'.
"Kita melihat adanya perubahan ke arah mobil yang memiliki emisi rendah," kata James Voortman.
Warga Australia ingin memiliki mobil listrik namun pabrik pembuatnya tidak mau mengirimkan mobil-mobil itu ke negeri kangguru ini
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Tip Hadapi Arus Balik Pakai Mobil Listrik, Perlengkapan Ini Wajib Disiapkan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun