Ini Cara DPR Mensiasati Anggaran agar Gedung Baru Terealisasi

jpnn.com - JAKARTA - DPR RI berupaya agar proyek pembangunan gedung baru tempat wakil rakyat berkantor di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta bisa lolos. Caranya adalah dengan menganggarkan dana untuk pembangunan itu melalui APBN tahun jamak alias multi-years.
Sebelumnya, perkiraan dana untuk tujuh gedung maupun fasilitas baru di DPR mencapai Rp 1,5 triliun. Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR pun tak menepisnya.
Menurut Ketua BURT DPR, Roem Kono, pembangunan gedung baru di Senayan memang akan dilakukan secara bertahap. "Tidak hanya satu tahun. Jadi, multi years," katanya di Jakarta, Rabu (19/8).
Klik di sini : Ini Siasat DPR agar Gedung Baru Bisa Dibangun
Hanya saja, sampai saat ini perencanannya masih dibahas di Sekretariat Jenderal DPR. Selanjutnya, hasil perencanaan dari Setjen DPR akan dibahas bersama BURT DPR untuk kemudian dibawa ke Badan Anggaran.
Namun, Roem Kono mengakui bahwa anggaran untuk membiayai proyek-proyek itu belum ada. "Sampai sekarang belum diketok. Mungkin masa sidang ini bisa (diketok)," tutur politikus Partai Golkar itu.
Ketua Ormas MKGR itu menambahkan, andaikan pemerintah hanya menyetujui angka Rp 100 milar - Rp 200 miliar, DPR tetap akan memanfaatkannya. "Kalau pemerintah cuma kasih Rp 50 milliar, ya itu yang kami gunakan," tandas Roem.(rka/JPG/JPNN)
JAKARTA - DPR RI berupaya agar proyek pembangunan gedung baru tempat wakil rakyat berkantor di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta bisa lolos. Caranya
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor