Ini Dia Tim-tim Terbaik di Eropa Selama Pandemi COVID-19

Mereka hanya kemasukan empat gol dari sepuluh pertandingan, untuk membuat mereka dapat menatap musim depan dengan optimistis.
Klub Liga Italia SPAL menjadi tim dengan pertahanan paling rapuh dari enam negara papan atas Eropa sejak liga kembali diteruskan.
Mereka kemasukan 30 gol dari 11 pertandingan dalam perjalannya untuk finis sebagai tim juru kunci di Italia.
Statistik City dapat dikatakan cukup impresif di era pandemi.
Mereka mendulang poin terbanyak, serta mencetak gol terbanyak dan paling sedikit kemasukan gol.
Meski demikian, catatan kebangkitan terbaik menjadi milik tim strata kedua Italia Cosenza.
Mereka hanya mengumpulkan 25 poin dari 28 pertandingan ketika liga ditangguhkan, membuat Cosenza hanya terpaut enam poin dari degradasi langsung dan delapan poin dari playoff degradasi.
Pada era pandemi Cosenza mampu mengumpulkan 22 poin dari sepuluh pertandingan dan finis di posisi ke-15.
Sejumlah tim pada liga domestik papan atas Eropa menunjukkan performa terbaik, namun ada pula yang performanya tidak stabil selama pertandingan di era pandemi COVID-19.
- Real Madrid Krisis Penjaga Gawang!
- Courtois dan Lunin Cedera, Real Madrid Menyisakan Pemuda 19 Tahun
- Courtois dan Lunin Cedera, Real Madrid Krisis
- Hasil Copa del Rey: Kalahkan Atletico, Barcelona Tantang Real Madrid di Final
- Barcelona dan Real Madrid Jadi Pengubur Mimpi Atletico Madrid
- Liverpool Makin Nyaman di Puncak Klasemen Premier League