Ini Dugaan Penyebab Banjir Bandang di Luwu Utara Menurut BNPB
Jumat, 17 Juli 2020 – 18:25 WIB

Personel Basarnas Kendari dan TNI Angkatan Darat Kodim 1417 Kendari mengevakuasi warga terjebak banjir di rumahnya, di Desa Puwanggudu, Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sultra, Senin (22/). Foto: ANTARA/HO-HumasBasarnas/Jjn
Terutama yang padat pemukiman penduduk sudah harus difikirkan mitigasinya. Agar kasus ini tidak terulang dan tidak lagi menimbulkan korban.
"Ibu Bupati (Indah Putri Indriani) mengatakan tahun 1982 awal itu juga pernah terjadi peristiwa seperti ini, hanya korbannya tidak sebanyak seperti ini," ujarnya. (antara/jpnn)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo membeberkan beberapa dugaan sementara penyebab banjir bandang yang melanda Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020.
Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan
BERITA TERKAIT
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas
- Niko Elektronik Meluncurkan Regulator Gas Baru, Diklaim Tahan Korosi, Harga Terjangkau
- Banjir-Longsor di Madiun Mengakibatkan Satu Orang Hilang