Ini Kata Kolega soal Sosok Suhardi Alius
Tak Pernah Aneh-Aneh, Jadi Komjen Pertama dari Akpol 1985

jpnn.com - JAKARTA - Kabareskrim Komjen Suhardi Alius dikabarkan dicopot. Lulusan Akademi Kepolisian 1985 itu digantikan Kasespim Polri, Irjen Budi Waseso
Namun, alasan pencopotan itu masih belum jelas. Kepala Birp Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Kombes Agus Rianto mengaku belum mengetahui adanya surat resmi terkait pergantian pucuk pimpinan di Bareskrim itu.
Namun, kata Agus, sosok Suhardi dikenal tidak pernah berperilaku buruk atau memiliki kasus yang menghambat perjalanan karirnya. "Setahu saya, tidak pernah ada catatan-catatan sehingga menghambat perjalanan karir beliau," ungkap Agus di Mabes Polri, Jumat (16/1).
Agus mengaku mengenal Suhardi sejak 1981 saat bersama-sama menjadi taruna. Agus menyebut Suhardi merupakan lulusan Akpol 1985 yang pertama kali menyandang pangkat komjen.
"Tentu teman-teman bisa melihat bagaimana kinerja beliau selama ini. Beliau merupakan bintang tiga pertama di angkatan Akpol 1985," tegas Agus.
Meski demikian Agus mengakui bahwa pergantian perwira tinggi Mabes Polri memang menjadi kewenangan Kapolri. "Untuk pati (perwira tinggi, red) surat keputusannya di presiden (keppres) dengan pertimbangan-pertimbangan yang diajukan (Kapolri)," pungkasnya.(boy/jpnn)
JAKARTA - Kabareskrim Komjen Suhardi Alius dikabarkan dicopot. Lulusan Akademi Kepolisian 1985 itu digantikan Kasespim Polri, Irjen Budi Waseso Namun,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- KOPRABU Desak Aparat Tindak Tegas Dugaan Mafia Tanah SS, Masyarakat Diminta Waspada
- Barisan Pembaharuan: Semua Pihak Harus Hormati KPK Tahan Hasto
- Jawab Sanggah PPPK Tahap 2 Berlangsung, Panselda Harus Menyelamatkan Honorer TMS
- Penuh Semangat, Mendagri Tito Ikuti Senam Pagi bersama Para Kepala Daerah di Magelang
- Akademisi Mendesak Supaya Dominus Litis jadi Bagian RUU KUHAP
- Iwakum Kecam Aksi Doxing terhadap Wartawan Seusai Demo Indonesia Gelap