Ini Kata Satgas Covid-19 soal Varian Baru Virus Corona yang Muncul di Inggris
jpnn.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 tak tinggal diam menyikapi perkembangan varian baru virus corona yang konon muncul di Inggris.
"Pemerintah terus mengikuti perkembangan varian COVID-19 di Inggris," kata juru bicara penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (22/12).
Wiku mengatakan varian baru COVID-19 akan dikaji dan dianalisis urutan genetiknya untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil di Indonesia.
"Pemerintah akan melangkan berdasarkan bukti ilmiah," katanya.
Selain itu menurut Wiku, langkah surveillance akan diperkuat pemerintah dengan memonitor perkembangan virus yang dinamis.
"Terlepas dari adanya varian COVID-19 di Inggris, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk tetap disiplin 3M," katanya.
Wiku juga berbicara soal kenaikan kasus aktif COVID-19 di Indonesia yang sudah mencapai lebih dari 100.000 kasus.
"Kenaikan kasus aktif sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan tren peningkatan kasus aktif makin cepat terjadi. Hal ini tidak dapat ditoleransi dan menjadi alarm bagi semua dan semaksimal mungkin harus dicegah," katanya.
Sejak pandemi corona melanda Indonesia hingga hari ini, ada 678.125 orang terkonfirmasi COVID-19.
- Positivity Rate Naik, Satgas Covid-19 Dorong Percepatan Pemerataan Vaksinasi
- Pandemi Covid-19 Terkendali, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Makin Membaik
- PPLN Tak Perlu Entry Test & Karantina, Ini Aturan Lengkapnya
- Kemenkes Pastikan Varian Omicron XE Belum Ditemukan di Indonesia
- Varian XE Sudah Terdeteksi di Thailand, Masyarakat Diimbau tak Khawatir
- Satgas Covid-19 Tegaskan Pintu Masuk Indonesia Terus Diperketat Cegah Omicron