Ini Lho Sejumlah Nama Penerima Uang Korupsi di Bintan, Alamak

jpnn.com, TANJUNGPINANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap sejumlah nama penerima uang hasil dugaan korupsi cukai rokok dan minuman beralkohol tahun 2016-2018 di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Sejumlah nama penerima uang korupsi itu diungkap Jaksa KPK dalam sidang perdana kasus korupsi cukai rokok dan minuman alkohol tahun 2016-2018, di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kamis (30/12).
Kasus itu melibatkan dua terdakwa, yakni Bupati Bintan nonaktif Apri Sujadi dan mantan Kepala BP Kawasan Bintan Mohd Saleh Umar.
"Kasus ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 429 miliar," kata JPU KPK Joko Hermawan saat membacakan dakwaan.
Joko membeberkan sejumlah nama penerima uang hasil korupsi itu, antara lain anggota DPRD Bintan Muhammad Yatir sebesar Rp 2 miliar, mantan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam sebesar Rp 100 juta.
Kemudian, anggota BP Kawasan Bintan Yurioskandar Rp 240 juta, Pejabat Sekda Bintan Edi Pribadi Rp 75 juta, Mardiah Rp 5 juta.
Lalu, atas nama Alfeni Harmi Rp 47 juta, dan mantan Kepala DPMPTSP Bintan sekaligus anggota BP Kawasan Bintan Mardiah Rp 5 juta.
Ada juga PPNS Dinas Perdagangan dan Koperasi Bintan Setia Kurniawan yang menerima Rp 5 juta, Risteuli Napitupulu sejumlah Rp 5 juta, dan Yulis Helen Romaidauli Rp 4,8 juta.
JPU KPK Joko Hermawan membeberkan sejumlah nama penerima uang korupsi cukai rokok di Bintan, Kepri. Sebegini jatahnya.
- KPK Periksa Komisaris PT Inti Alasindo Energy Terkait Kasus Korupsi PGN
- Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Ini 2 Program yang Gencar Dilakukan Bea Cukai Malang
- Terungkap! Ade Bhakti Satu-satunya Camat yang Menyuap Mbak Ita
- Jaksa KPK Ungkap Selain Mbak Ita, Iswar Aminuddin Dapat Jatah
- KPK Periksa eks Dirut Telkomsigma Judi Achmadi terkait Kasus Korupsi Rp280 M
- Fee Proyek 10 Persen Terungkap di Sidang Mbak Ita, Apa Peran Iswar Aminuddin?